Akad Penjahit, hati-hati dengannya (bagian 1)

11/26/2017
Akad Penjahit
Sebagian penjahit wanita terbiasa memberikan tarif dibelakang saat order baju sudah jadi.
Kadang terjadi, customer terkaget² saat tahu tarif yang diminta oleh penjahit, karena diluar perkiraan customer.

Yang menjadi masalah, bahan milik customer sudah jadi baju. Tidak ada pilihan, kecuali harus membayar berapa yang diminta penjahit.
Ada unsur keterpaksaan disitu.
Ada ketidak-ridho-an.

Menurut saya, ada yang tidak beres dalam transaksi seperti ini.
Karena tidak terpenuhinya salah satu syarat sahnya akad jual beli.

Memang penjahit bukan pedagang. Tapi tetap saja ada jual beli. Karena kita sebagai penjahit bukan menjual barang, tapi menjual jasa, dan harus jelas didepan, berapa harga jasa kita.

Jika transaksi yang kita lakukan tidak sah, artinya rejeki kita tidak berkah.
Dan lebih bahaya lagi jika ada yang berpendapat transaksi seperti kasus diatas haram hukumnya.

Mari kita renungkan bersama.

Silahkan share.

Oleh Sentot Wicaksono

Artikel Terkait

Previous
Next Post »